Lesson in Life, Notes

Afirmasi Pagi

Beberapa bulan terakhir ini, setiap pagi Saya belajar untuk mengundang “mood” yang menyenangkan untuk menemani aktifitas Saya hingga menjelang istirahat malam. Mengapa harus belajar mengundang mood yang menyenangkan? Supaya aktifitas seharian itu dapat dilakukan dengan lebih nyaman dan lancar. Kok bisa? Ya bisa donk…

Terkadang, saat bangun pagi, cuaca hati terasa sedikit mendung, ada rasa tak nyaman yang sulit dijelaskan, susah untuk tersenyum, walaupun sudah melakukan ibadah pagi dan mengucap syukur. Bisa jadi, karena ada beban pikiran yang belum tuntas di-selesaikan sebelum istirahat malam sebelumnya.

Bila ini tidak segera Saya netralisir, bisa-bisa hanya karena kaki tersandung karpet saja, akan memicu luapan emosi yang berlebihan hehehe… Kumat lebay-nya nih hehe..

Seperti hukum tarik menarik, suasana hati yang tidak bagus cenderung mengundang peristiwa-peristiwa yang kurang menyenangkan. Merembet kemana-mana, karena pikiran Saya sudah dikuasai oleh pikiran-pikiran negatif. Yang berarti, sudut pandang yang Saya gunakan pun, cenderung negatif. Sehingga hasil aktifitas Saya seharian itupun cenderung Saya nilai secara negatif. Minus semua deh…

Bahkan orang-orang yang ada di sekitar Saya saat itu, akan merasakan energi negatif yang Saya pancarkan, bila tak segera Saya netralkan. Bagaimana cara Saya menetralkannya?

Setiap pagi, setelah ibadah pagi, Saya membiasakan diri untuk menulis minimal 10 hal yang Saya syukuri di hari kemarin, mulai dari hal yang kecil hingga hal yang besar. Bersyukur diberi kesempatan bangun pagi, bersyukur atas tubuh yang sehat, bersyukur atas rezeki yang berlimpah, bersyukur atas keluarga yang rukun, bahkan nemu uang koin 500 rupiah pun, Saya tulis sebagai hal yang Saya syukuri hehe… Saya rasakan kembali kebahagiaan Saya waktu itu, sekaligus melatih diri untuk tersenyum sebelum beranjak dari kamar.

Setelah itu Saya lanjutkan dengan do’a afirmasi pagi, biasanya Saya ucapkan dengan Bahasa Indonesia maupun Bahasa Jawa. Ucapan terimakasih pada Allah SWT atas semua nikmatNya, sekaligus harapan agar Allah SWT menambahkan limpahan rezeki Nya untuk Saya. Saya memilih menggunakan bahasa yang Saya pahami artinya, supaya lebih terasa makna nya.

Biasanya setelah melakukan itu semua, suasana hati berubah menjadi lebih positif, lebih tenang, dan lebih senang. Kadang dilanjutkan dengan jalan-jalan sebentar di halaman, sambil iseng mengganggu kucing piaraan yang masih bermalas-malasan haha… Pikiran positif inilah yang menjadi modal Saya untuk menjalankan aktifitas Saya sehari-hari, agar aktifitas seharian itu bernilai positif juga hasilnya.

Butuh pendisiplinan diri untuk melakukannya dengan rutin. Karena sejatinya, menaklukkan diri sendiri terkadang lebih sulit daripada menaklukkan orang lain.

Semoga bermanfaat ^^

Salam Hangat,

 

@EvaZahraa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *