Personal Life

BeeThies : Purpose of Life

Untuk bisa membaca banyak buku diperlukan dua hal dimana uang dan waktu tidak termasuk diantaranya. Dua hal tersebut adalah gairah dan kerendahan hati bahwa kita banyak tak tahu

(Helvy Tiana Rosa)

Siang itu saya mendapat kesempatan untuk bertemu dan ngobrol dengan Mbak Ken dan Mas Pipin,  owner dari BeeThies Cafe and Library yang pernah saya angkat menjadi tema artikel di blog ini beberapa waktu yang lalu.

Beethies cafe and library
The Owner

BeeThies adalah sebuah cafe yang selain menyediakan menu makanan dan minuman lezat, juga menyediakan sekian banyak buku untuk dibaca oleh pengunjungnya. Syaratnya hanyalah buku dibaca di tempat, tidak boleh dibawa pulang (kecuali dapat ijin khusus dari ownernya, macam saya nih bisa pinjam dan bawa pulang 😀 ).

beethies purpose of life

Buku-buku yang tersedia disana bukan buku-buku novel biasa, menurut saya termasuk kategori sastra yang lumayan berat karena ini adalah koleksi dari kedua ownernya.

beethies cafe and library

Filosofi nama BeeThies menurut ownernya adalah berasal dari 2 kata, Bee dan Thies. Bee mengambil filosofi dari lebah (bee) yang terus bekerja memberi manfaat hingga mati. Sementara Thies adalah nama sebuah perusahaan tempat Mas Pipin bekerja selama ini sehingga bisa menyediakan fasilitas untuk dikelola menjadi sebuah cafe library.

beethies cafe library magelang

Cafe Library ini terletak di Jalan Pahlawan, salah satu jalan raya utama di Kota Magelang. Buka tiap hari Sabtu hingga Kamis jam 11.00 WIB – 21.00 WIB (Jum’at libur).

Setelah kunjungan pertama saya waktu itu, datang juga kesempatan untuk bertemu dan ngobrol dengan owner Cafe Library ini. Di saat orang lain dalam bisnis kuliner berusaha membangun bisnis dengan fokus pada besarnya omzet Cafe, Mbak Ken justru fokus pada bagaimana cara untuk membuat anak-anak sekolah kembali gemar membaca buku.

papan pesan beethies cafe library
Wall of Curhat

Yap, melihat dunia remaja sekarang yang semakin jauh dari aktifitas membaca buku dan lebih sibuk dengan aktifitas berjejaring sosial, games online, mantengin gadget sepanjang hari yang didominasi oleh chatting membuat Mbak Ken cukup prihatin. Saat ada sekelompok remaja yang sedang berkumpul, yang jauh terasa dekat, sementara yang dekat dan ada di sebelah terasa jauh tak terjangkau. Masing-masing sibuk menunduk melihat ke arah gadgetnya.

Fenomena ini punya sisi baik dan sisi buruk. Sisi baiknya, ruangan untuk bersosialisasi mereka menjadi tak terbatas jarak dan waktu lagi. Bila digunakan untuk hal positif semacam melatih jiwa wirausaha, mengakses akun-akun positif, membangun komunitas sosial dan saling bertukar ilmu, maka tak terbayangkan kecepatan tumbuhnya.

cafe beethies magelang
dekat terasa jauh

Sisi buruknya, jika kegiatan berselancar di dunia maya yang tidak ada sensor moral didalamnya dibiarkan tanpa pengawasan, maka kerusakan moral akan lebih cepat terjadi akibat pornografi dan tayangan penuh kekerasan dan kata-kata yang tidak pantas. Belum lagi mental instan yang muncul karena tidak mau bersusah payah menjalani proses menapaki tangga kesuksesan hidupnya akibat terlalu terbawa ke dunia khayalnya.

Untuk itulah BeeThies selain menyediakan buku juga menyediakan alat permainan seperti monopoli, ulat tangga, halma, congklak dan permainan lainnya. Tujuannya agar remaja-remaja ini kembali sibuk dengan bermain bersama teman-temannya di dunia nyata.

Butuh usaha bersama untuk menyelamatkan generasi yang ada saat ini. Alangkah indahnya bila semakin banyak pengusaha yang memiliki perhatian untuk memberi manfaat besar bagi lingkungannya mulai dari hal-hal sederhana seperti ini.

Yuk kapan kita kemari?

Regards,

EvaZahra

4 thoughts on “BeeThies : Purpose of Life

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *