Traveling

Bermain Dengan Pikiran

Menurut teori, kita akan menarik hal-hal yang sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Benarkah? Ada sebuah buku yang berjudul Law of Attraction, yang banyak dibahas baik secara pro ataupun kontra. Buku-buku dengan tema seperti ini kadang dianggap tidak sesuai dengan tuntunan agama. Namun saya tidak akan membahasnya dari sisi ini. Masih fakir ilmu saya nih hehehe….

Karena background pendidikan saya bukanlah dari ilmu psikologi ataupun yang mempelajari hal ini, maka saya iseng saja mencoba membuktikannya saat saya akan pergi keluar kota. Caranya bagaimana?

Caranya dengan membayangkan hal-hal simpel yang saya inginkan hari itu. Hal-hal yang menarik dan bahkan kadang-kadang lucu. Misalnya : sebelum berangkat, saya membayangkan jam tangan saya menunjukkan waktu tertentu saat saya tiba di tempat tujuan, dan biasanya ya seperti itulah yang terjadi. Saat tiba di tempat tujuan, waktu itulah yang ditunjukkan oleh jam tangan saya. Mungkin alam bawah sadar saya berusaha mewujudkannya dalam bentuk mengatur kecepatan kendaraan saya… ๐Ÿ˜€

Sering juga saya membayangkan makanan apa yang ingin saya santap untuk menu makan siang di perjalanan (etdaah…kok makanan terus contohnya ๐Ÿ˜€ ), saya bayangkan rasanya juga walaupun saya tidak tahu dimana lokasi yang menjualnya hihihi… Lucu juga ternyata, karena terkadang jalur perjalanan saya menjadi melenceng dari biasanya, dan ujung-ujungnya ada sesuatu yang membuat saya menemukan tempat makan baru, dengan menu yang rasanya sama seperti yang saya bayangkan ๐Ÿ˜€

Terkadang saya mencoba memvisualkan hal-hal yang tidak.biasa hehehe… Hanya untuk menguji apa yang akan terjadi selanjutnya. Contohnya kemarin, sebelum berangkat mengikuti workshop, saya memikirkan tentang usaha kulinerย  (hadooh… makanan lagi :p ) , sebuah event yang ingin saya ikuti, dan informasi tempat pelatihan public speaking.. Setelah itu barulah saya berangkat melakukan aktifitas saya tanpa memikirkan hal itu lagi.

Saat tiba di acara workshop, ditengah-tengah acara muncul lah seorang ibu-ibu yang membagikan pengalamannya sebagai pebisnis kuliner. Selanjutnya tanpa sengaja ada seorang teman yang muncul di forum online memberi informasi tentang event yang ingin saya ikuti itu dengan biaya yang lebih hemat. Kejadian berikutnya, ternyata yang duduk di sebelah saya adalah seorang MC handal di Jogjakarta, jadilah saya ngobrol tentang Lembaga Pelatihan Public Speaking yang ada di Jogjakarta.

Asiiik beneer ya bermain-main dengan pikiran kita…. Luar biasa cara Allah mengabulkan keinginan saya melalui kejadian-kejadian yang seringkali saya anggap sebagai sebuah kebetulan.

Setelah dipikir ulang, mengapa saya hanya bermain-main di pikiran-pikiran sepele dan terkesan iseng ya? Sementara banyak hal penting dan impian besar yang bisa saja terwujud dengan metode yang sama…. Hmm, menarik juga untuk dicoba ๐Ÿ˜€

Tapiiii…. hati-hati juga untuk mencoba memikirkan hal-hal yang tidak penting ataupun kontra produktif. Seperti tadi pagi, sempat-sempatnya saya membayangkan diri saya sedang mengunjungi sebuah pasar yang menjual kerajinan tangan, tas dan berbagai macam produk konveksi.

Hasilnya? Perjalanan pulang saya tiba-tiba harus melenceng tanpa terduga. Ada saja hal yang memaksa saya berbelok ke arah yang tidak seharusnya. Bisa ditebak akhirnya,ย  saya tersesat berbelok ke lokasi Sunday Morning Market di kompleks Universitas Gadjah Mada di Jogja. Yangย  membuat kendaraan saya terjebak kemacetan jalan selama 30-40 menit dan harus bersabar untuk berusaha keluar dari hiruk pikuk jalan itu, bersaing dengan para pejalan kaki. Saking macetnya, saya pun sempat memperhatikan jenis-jenis dagangan apa saja yang dijajakan di tenda-tenda pedagang yang ada di pinggir jalan. Haduuuuuh…tobat ๐Ÿ˜€

Begitulah cerita saya siang ini… ^^

Semoga bermanfaat,

@EvaZahraa

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *