Lesson in Life

Cahaya Kehidupan

begin your dream actionSebagian buku motivasi bisnis menyarankan untuk memakai otak kanan saja, resign segera dan bikin usaha daripada jadi karyawan, nekat dulu baru mikir nanti gimana. Seperti itukah seharusnya?

Ini yang Saya pelajari dari pengalaman menjadi seorang entrepreneur pemula. Nekat buka usaha bermodal semangat dan passion, tanpa mentor dan ilmu belum cukup (walaupun tetap belajar sambil menjalankan usaha). Bermodal trial dan eror, membuat usaha dengan konsep yang belum kuat, dan rencana bisnis yang mudah berubah mengikuti perjalanan usaha.

Banyak suka duka disana. Indahnya kebahagiaan saat usaha berhasil, kesenangan karena keuntungan yang didapat, kenangan indah bersama tim dan costumer. Tak sedikit pula proses belajar yang menyakitkan yang Saya alami. Inti utama dari perjalanan usaha ini lebih banyak ke proses pembentukan mental.

Bagaimana Saya belajar mengelola sikap, pikiran dan perasaan, bagaimana Saya belajar menghadapi berbagai tipe karakter manusia. Bagaimana Saya berusaha segera bangkit dari keterpurukan. Bagaimana Saya menjaga semangat tetap ada saat kondisi usaha sedang tidak menyenangkan. Dan berusaha tetap bersyukur di masa sulit dan lain sebagainya.

Yang kadang terlupakan justru bagaimana Saya tetap bersyukur di masa lapang, tidak terlena dengan keuntungan hasil usaha, menahan diri dari rasa bangga yang berlebihan, dan menjaga sikap mawas diri pada kondisi apapun. Ujian seringkali muncul dalam bentuk kenikmatan.

Sementara semua nikmat Allah SWT itu sejatinya hanya titipan, bahkan tak jarang itu adalah cobaan. Untuk menguji keimanan dan keteguhan hati Kita dalam menjalani proses kehidupan. Dan menguji tingkat kecintaan dan ketaatan Kita pada Allah SWT. Tak ada yang abadi di dunia ini, itulah prinsip yang harus Kita tanamkan dalam hati.

Allah SWT Maha Penyayang, DIA sangat menyayangi Kita, bahkan saat hati Kita melenceng, DIA ingatkan Kita dengan caraNYA. Saat DIA melihat Kita mulai lebih mencintai dunia, maka Kita akan diingatkan dengan cara mengambil dunia dari tangan Kita. Saat Kita lebih mencintai makhlukNYA melebihi cinta padaNYA, maka Allah SWT akan menurunkan sentilannya dalam bentuk yang tak bisa Kita bayangkan.

Hal yang menguatkan Saya saat menjalani sebuah cobaan, yaitu pikiran bahwa  Allah SWT selalu punya maksud baik dalam setiap qodarullah yang Kita alami dalam hidup Kita. Dalam setiap 1 kesulitan, terdapat 2 kemudahan (Tafsir QS. Al Insyirah).

Semua terjadi dengan maksud baik dan cara yang sempurna. Yang tujuannya untuk mempersiapkan Kita menuju kesuksesan yang lebih besar lagi. Proses yang terlihat menyakitkan, sebenarnya adalah cara Allah SWT untuk memoles kepribadian Kita agar semakin berkilau laksana permata.

cahaya-hatiDan ada satu hal lagi yang juga menguatkan Saya, yaitu PASSION, kecintaan Saya pada bidang usaha Saya… Sehingga ketika masa sulit datang, bukanlah pertimbangan materi lagi yang menuntun Saya, tapi kepuasan hati dan rasa cinta saat menjalani aktifitas Saya.

Sebuah bisnis bisa terhenti, tapi Passion akan tetap hidup lestari di dalam diri. Karena dengan semangat itu, usaha yang telah hancur akan bisa dibangun lagi dengan konsep yang lebih mantap dan lebih sempurna.

Perbaiki hubungan Anda dengan Allah SWT, perbaiki hubungan dengan keluarga Anda, perbaiki hubungan Anda dengan diri Anda sendiri, kemudian temukanlah passion Anda, jadikan itu sebuah pelita abadi. Sehingga saat sulit datang melanda, masih ada cahaya kehidupan yang menerangi hati dan pikiran Kita untuk terus bertahan menjalani prosesnya.

Semoga bermanfaat,

Salam hangat,

@EvaZahraa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *