Personal Life

Dream Block

keinjek gajah

Teringat kembali pada kisah tentang mental block… Kisah yang mengambil contoh peristiwa cara menjinakkan gajah. Bagaimana cara menjinakkan gajah? Dengan bobot badan beberapa ton, tenaga yang luar biasa kuat dan kemampuan untuk merobohkan pohon besar, merusak bangunan, ataupun menginjak mobil. Maka metode seperti apa yang bisa digunakan untuk menjinakkan gajah?

Gajah liar akan ditembak dengan obat bius, kemudian gajah itu diikat dengan rantai besi yang sangat kuat dan ditambatkan pada pohon yang besar. Pada saat gajah itu siuman, dia akan mengamuk dan berusaha membebaskan diri. Dia berusaha melarikan diri tapi terjatuh karena terikat rantai… bangun lagi… berlari lagi… jatuh lagi…berulang-ulang, hingga akhirnya si gajah kehabisan tenaga.

Saat si gajah itu kelelahan, pawang gajah akan memberi gajah itu makan. Ketika tenaga gajah tersebut sudah pulih, dia berusaha berlari lagi dan kejadian yang sama terulang lagi. Begitu seterusnya selama kira-kira 2 pekan.

rantai-gajahPada pekan ketiga, pawang gajah akan mengganti rantai besi yang mengikat gajah itu dengan tali tambang atau rantai kecil dan dikaitkan pada pasak kecil. Apakah gajah itu akan mencoba melarikan diri lagi?

Ternyata tidak, walaupun pada kenyataannya tenaga gajah sangat kuat, gajah itu sudah membangun bayangan di pikirannya, bahwa lari identik dengan sakit dan lelah, diam dan menurut identik dengan makanan gratis. Pikiran gajah itu sendirilah yang membatasi kemampuannya sampai gajah itu mati nanti.

Seandainya ada percakapan antara manusia dan gajah, “Jah…Gajah…kabur lagi yuk!”. Mungkin si gajah hanya akan menggeleng-gelengkan kepalanya sambil berkata,”Nggak ah, capek, kapok Saya nih…paling-paling ntar jatuh lagi, sakit tauuu!!!” sambil mainin rantai di kakinya hehehehe….

bear dreamApa hubungannya dengan kemampuan Kita? Apa hubungannya dengan istilah DREAM BLOCK?

Sebuah pencapaian biasanya diawali dari sebuah impian, menjadi sebuah keinginan dan akan diwujudkan dalam bentuk tindakan. Ya..Pencapaian suatu target, berawal dari sebuah IMPIAN/DREAM.

Namun saat Kita sudah mempunyai DREAM, apa yang terjadi? Kita kadang-kadang membatasi mimpi-mimpi Kita, dengan berbagai alasan (bentuk fisik badan, keterbatasan ekonomi, usia yang sudah terlalu tua, tradisi setempat dan lain sebagainya). Ataupun dengan membuat bayangan-bayangan buruk yang Kita bangun dalam pikiran Kita. Berapa banyak dari Kita yang bahkan untuk bermimpi besar pun tidak berani. Saat impian indah sudah terbayang pun, impian buruk datang menemani.

Fighting-for-your-dreamsJadi gimana donk?

Ya beranilah bermimpi besar, visualkan mimpi itu. Hilangkan bayangan-bayangan buruk yang hadir membatasi mimpi kita. Karena menurut survey,  sebagian besar yang Kita kuatirkan itu sesungguhnya hanya ada dalam bayangan di pikiran Kita dan tak pernah menjadi kenyataan.

Segera buat langkah-langkah nyata untuk mewujudkannya. Mulai dari langkah kecil, rutin, konsisten dan terukur waktunya. Dream book yang Kita buat, hanya akan jadi pemanis rak buku, bila tak disertai tindakan nyata untuk mewujudkannya.

Yuk berusaha bermimpi besar dan berusaha mewujudkannya. Bangun sikap dan pikiran positif saat berusaha mewujudkannya. Awali dengan ibadah dan do’a, iringi dengan rasa syukur, rasa bahagia dan keyakinan bahwa Allah SWT akan mengabulkan impian Kita. Berusahalah sekuat tenaga, sambil berdo’a dan berprasangka baik pada semua kehendakNYA.

Semoga sharing ini bermanfaat ^^

Salam Hangat,

@EvaZahraa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *