Life

Hidupku Bersama KAMU

Entah mengapa aku selalu dipertemukan dengan KAMU. Tak tentu waktunya, tak bisa dipastikan dimana dan tak terduga darimana datangnya. Di saat aku sedang senang, saat susah, dalam kondisi mood baik, ataupun saat mood sedang gundah. KAMU selalu hadir mewarnai hari-hariku.

Kata-kata bijak dari KAMU seringkali membuatku merenung dan memikirkan kembali perjalanan hidup yang telah, sedang dan akan aku jalani. Kalimat-kalimat pedas dari KAMU tak jarang menampar-nampar hati dan pikiranku, bahkan terkadang membuat hari-hariku kelabu karena memikirkan isi kritikanmu. Hal-hal lucu yang KAMU bagikan sering membuatku tertawa terbahak dan menceriakan hari-hariku. Reminder syahdu yang KAMU berikan sanggup membuat hatiku berderai sendu terhanyut akan makna di balik pengingat itu.

KAMU sekali waktu hadir laksana tamu. Hanya sekejap mampir dan berbicara secukupnya, tak banyak membuang waktu, hanya menyampaikan apa yang menjadi keperluanmu. Kadangkala KAMU muncul seperti kutu, mengganggu hidupku dan membuatku tak nyaman dengan kelakuanmu. Lain waktu KAMU seperti jamu, pahit, tidak enak, tapi efeknya justru menyehatkan tubuhku.

Sekali waktu KAMU bagaikan malaikat penjagaku di saat aku sedang gundah, yang membisikkan dan memberikan solusi atas masalah-masalah yang aku hadapi. Tiba-tiba saja pikiranku menjadi terbuka atas kemungkinan-kemungkinan baru yang tadinya tak terpikirkan sebelumnya. KAMU sanggup membangkitkan semangatku yang sedang butuh diisi ulang. KAMU mampu membuatku kembali tersenyum setelah badai besar menerpa hidupku dan hampir membuatku menunda langkahku dalam menggapai impianku. KAMU bisa membuatku tenang, damai dan nyaman dengan kata-kata indahmu.

Namun kadangkala KAMU bagaikan setan yang menggodaku. KAMU mengajakku menjelajahi dunia yang membuatku terlena dan lupa pada tujuan dan kewajiban hidup yang seharusnya aku jalankan. KAMU menawarkan hal-hal indah dan menyenangkan namun di akhir cerita membuatku tersadar betapa banyaknya waktu yang sudah aku hamburkan, hingga membuatku berderai air mata dan aku pun butuh waktu untuk mengejar ketertinggalanku akibat kelakuan KAMU.

Sebenarnya makhluk jenis apa sih KAMU itu?

Yang aku tahu, KAMU muncul dalam wujud yang berubah-ubah. Kadang berwujud nyata dan bisa aku tenteng kemana-mana dan pasrah saja saat dirimu menjadi korban kerajinan tanganku dalam menghias wajahmu dengan coretan-coretan warna-warni iseng. Namun kini KAMU sering berubah wujud menjadi rangkaian tulisan ataupun gambar yang bisa aku akses lewat gadget kesayanganku.

Yah….ternyata orang lebih mengenalmu sebagai sebuah BUKU. Terimakasih ya KAMU, sudah menjadi temanku dalam menjalani hidupku 😀

^^

 

*Tulisan iseng untuk lomba bertema KAMU di Grup Writer Rangers 😀

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *