Personal Life

Knowledge-Skill-Attitude

Apakah bedanya antara knowledge, skill dan attitude?

Untuk mempermudah pemahaman tentang hal ini, kita bisa melihatnya di lingkungan kita sehari-hari.

Setiap hari kita menyaksikan lalu lalang orang berkendaraan. Berbagai gaya berkendara bisa kita amati disini. Begitupun diri kita, bisa menjadi obyek pengamatan untuk membedakan ketiga hal ini. Mari kita ingat-ingat lagi bagaimana proses kita saat mulai belajar mengendalikan kendaraan kita.

Di awal kita hanya sekedar tahu dimana letak pedal gas, rem, persnelling, lampu sein, lampu depan, kaca spion dan lain sebagainya. Kita menghafalkan letaknya dan belajar bagaimana cara menggunakannya. Itulah yang disebut sebagai KNOWLEDGE.

Setelah knowledge dikuasai, mulailah kita praktek mengemudikan kendaraan. Mengatur kestabilan kendaraan saat mulai dijalankan, menyelaraskan gerakan kendaraan agar bergerak teratur dan berada jalur yang aman. Belajar untuk membagi perhatian dan pikiran saat mengoperasikan peralatan penunjang kendaraan. Inilah yang disebut sebagai SKILL. Sudah melampaui teori, dan sudah dipraktekkan secara langsung. Tingkat skill tiap-tiap orang dipengaruhi oleh lamanya praktek dan ketekunan dalam menjalani tahapan prosesnya.

Ketika tiba waktunya untuk menjalankan kendaraan untuk kegiatan sehari-hari, berbaur dengan lalu lintas yang ada, disinilah skill akan diuji. Disini kita akan dihadapkan pada peraturan lalu lintas yang harus dipatuhi. Kapan harus berhenti, kapan harus berjalan, berjalan di jalur yang benar, kapan harus memberi tanda sein sebelum berbelok, hingga mencermati dan mematuhi rambu-rambu yang ada. Termasuk disini adalah mengendalikan sikap saat berpapasan dengan pengendara lain. Inilah yang disebut sebagai ATTITUDE. Pembentukan attitude yang baik ini tergantung pada lingkungan tempat dia menghabiskan sebagian besar hidupnya, waktu yang cukup, disiplin diri dan konsistensi.

Skill yang baik belum tentu bermanfaat jika tidak di dukung dengan attitude.
Knowledge tanpa skill hanya akan menjadi teori tanpa praktek.
Skill tanpa knowledge bagaikan amal tanpa ilmu.
Skill dan knowledge tanpa attitude bagaikan orang yang paham pentingnya menjaga kesehatan, tapi tetap saja menjalankan gaya hidup tak sehat.
#plakk ini self reminder 😀

Lalu bagaimana bila ketiga hal ini diterapkan dalam proses pendidikan yang ada saat ini? Baik dalam keluarga maupun di sekolah formal maupun informal.

Berapa banyak orang yang mau mempunyai anak tapi tak siap mendidik anaknya? Ada banyak kemungkinan. Bisa jadi karena knowledge tentang ilmu parenting yang kurang. Bisa juga sudah dibekali ilmu yang cukup namun tidak menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun bisa juga karena memang dari segi attitude mereka yang kurang. Dan saat anak-anaknya salah melangkah, mereka mencari pihak lain untuk disalahkan.

Berapa banyak dari kita yang mempunyai impian, tapi belum tercapai karena faktor knowledge yang kurang, skill yang tidak diasah dan attitude yang tidak terjaga?

Yuk deh kita pikirkan lagi baik-baik tentang pentingnya ketiga hal ini kita kuasai : KNOWLEDGE – SKILL – ATTITUDE. Agar lebih mudah kita mencapai tujuan kita dan meraih target-target kita.

(Disarikan dari kuliah online Coaching A to Z)

Regards,

@EvaZahra

5 thoughts on “Knowledge-Skill-Attitude

  1. eeecciiiieee themesnya baru dah cakep lah sekarang hihiii… Nampak elegan.

    nah pas baca artikeel ini jadi nyambung sama islam – iman – dan ihsan.. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *