Notes

Luck Factor #2

Semasa Saya masih kecil, Saya sering membaca sebuah cerita komik yang berjudul Donald Duck, atau lebih dikenal sebagai Donald Bebek. Figur tokoh yang temperamental dan seringkali tertimpa kesialan, baik karena kecerobohannya sendiri atau karena menjadi korban keisengan ketiga keponakannya hehehe… Wah ketahuan deh di jaman apa Saya dibesarkan 😀

Si Donald ini mempunyai sepupu bernama Gladstone, atau diterjemahkan dengan nama “Untung”. Bebek yang sangat santai hidupnya tapi selalu beruntung. Dimanapun mereka berdua berada, selalu ada keberuntungan yang menghampiri Si Untung dan ada masalah yang menimpa Si Donald. Ckckck…. kasihan ya Si Donald 😀

Di jaman sekarang, ternyata faktor-faktor penarik keberuntungan seperti yang dialami Si Untung tadi bisa dilatih dan dibiasakan. Adalah Dr Richard Wiseman, dalam bukunya yang berjudul “Luck Factor”  yang melakukan penelitian untuk mencari faktor-faktor apa yang menyebabkan seseorang bisa lebih beruntung dibandingkan orang lain.

Dr Wiseman mengumpulkan 2 kelompok orang, kelompok pertama adalah orang yang merasa selalu beruntung, kelompok kedua adalah orang-orang yang selalu merasa sial. Kedua kelompok itu menjalani tes-tes yang sama. Dan ternyata memang ada faktor-faktor yang membuat kelompok orang beruntung selalu menarik keberuntungan.

Mau tahu?

Menurut Dr Wiseman, ada 4 faktor yang membedakan orang beruntung dari yang “sial”. Yaitu :

1. Sikap Terhadap Peluang

Orang beruntung ternyata lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan gesit menangkap peluang yang datang.

Bagaimana hal ini dimungkinkan? Ternyata orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih santai/rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru.

Orang beruntung, lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan rajin menciptakan jaringan-jaringan sosial baru.

Orang yang “sial” lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.

 

2. Orang Beruntung menggunakan Intuisi dalam membuat keputusan.

Orang yang beruntung lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang diambil oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan “hati nurani” (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih.

Orang yang “sial” biasanya sulit mendengarkan bisikan hati nurani karena sudah dipusingkan dengan beban pikiran yang ruwet.

Metoda untuk mempertajam intuisi dapat dilakukan misalnya melalui latihan meditasi yang teratur, merutinkan sholat malam dan memperdalam ibadah. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.

Contoh intuisi : peka pada isyarat TUBUH saat akan mendapat suatu rejeki besar, peka pada PERASAAN antusias pada suatu hal, peka membaca tanda-tanda di sekitar Kita dalam bentuk peristiwa-peristiwa yang saling berkaitan.

 

3. Orang Beruntung, selalu berpikir positif dan berharap yang terbaik.

Orang beruntung, selalu berprasangka baik pada apapun yang terjadi dalam hidupnya. Dia percaya dan yakin semua itu mempunyai maksud yang baik.

Dengan begitu mereka lebih kuat menghadapi ujian hidup yang menimpa mereka, lebih positif dalam menjalin hubungan dengan orang lain dan selalu optimisme penuh harapan baik.

 

4. Orang Beruntung mengubah hal yang buruk menjadi hal yang baik.

Orang-orang beruntung sangat terampil dan hebat dalam menghadapi situasi buruk dan mengubahnya menjadi kebaikan.

Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Bagi mereka tidak ada kejadian buruk, yang ada adalah umpan balik yang menguntungkan dan menghebatkan.

 

Begitulah hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr Richard Wiseman. Kita bisa menerapkannya dalam keseharian hidup Kita. Mulailah dengan menuliskan keberuntungan-keberuntungan yang Kita dapatkan hari ini, rasakan kebahagiaannya dan latih diri Kita untuk memiliki sifat-sifat dan karakter ORANG YANG BERUNTUNG 😀

Semoga bermanfaat,

Salam hangat ^^

@EvaZahraa

NB : Akun twitter Saya sudah normal lagi sodara-sodara hehehe…. Alhamdulillaah. Saya orang yang beruntung ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *