Traveling

Makna Liburan

Akhir pekan bagi sebagian orang identik dengan hari libur. Bagi orang-orang yang memiliki ritme kerja dari senin sampai jum’at/sabtu. Ada yang memanfaatkan hari libur untuk piknik, ada juga yang memanfaatkan hari libur untuk beristirahat atau untuk beres-beres rumah.

Bagi sebagian orang lagi, tak ada bedanya antara weekend ataupun weekday karena memang ritme aktifitasnya tidak mengenal waktu. Misalnya untuk orang-orang yang bekerja di bidang kreatif, wirausaha, freelance, ibu rumah tangga dan lain sebagainya.

Namun yang pasti, Kita selalu butuh saat-saat tertentu untuk mengistirahatkan badan dan pikiran. Supaya kesehatan jiwa dan raga Kita terjaga.

Dari apa yang Saya amati sehari-hari, seringkali liburan akhir pekan sebuah keluarga berakhir dengan rasa lelah saja, karean tidak terpikirkan nilai utama dari hari libur tersebut. Mereka terlalu sibuk merencanakan obyek wisata tujuan dan menyiapkan bekal. Namun lupa dengan esensi nya. Lupa untuk meletakkan sejenak dan tidak membawa beban pikiran akibat pekerjaan selama liburan.

Sebenarnya Allah SWT sudah menyediakan waktu istirahat khusus untuk mengisi ulang tenaga dan semangat Kita. Yaitu dengan cara tidur malam dan dengan cara melakukan ibadah wajib/sunnah.

Apabila Kita mampu mengoptimalkan kedua waktu itu, waktu tidur dan waktu ibadah, mungkin Kita tak perlu pusing mencari hari libur untuk beristirahat. Karena Allah SWT sudah merancang tubuh Kita lengkap dengan Alarm Tubuh dan Alarm Pikiran yang memberi Kita sinyal-sinyal yang kuat agar tahu kapan tubuh dan pikiran ini perlu di re-charge ulang.

24 jam sehari semalam, sudah di atur pembagian waktunya sesuai dengan tuntunan Al Qur’an dan Al Hadits. Diatur seberapa bagian waktu yang digunakan untuk berkerja, beribadah dan beristirahat.

Dan bila itu dilakukan secara konsisten, tak akan ada lagi kejenuhan, kelelahan berlebihan dan gangguan kesehatan akibat terlalu sibuk dalam aktifitas duniawi.

Jadi kapanpun Kita ingin berlibur. Maka hentikan sejenak aktifitas duniawi Kita. Luangkan waktu untuk mengistirahatkan pikiran, curhatlah, beribadahlah dan berdialoglah dengan Allah SWT. Istirahatkan¬† tubuh Kita sejenak saat lelah mendera. Lakukan dengan penuh kesadaran. Dan rasakan perbedaannya…

Semoga bermanfaat,

Salam Hangat,

 

@EvaZahraa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *