Notes

Membaca Pola di Sekitar Kita

Bila suatu ketika skamulmu hilang entah kemana, pkamui-pkamuilah menilai dengan sudut pkamung yang baru. Cari tahu apa maksud kejadian itu. Dengan begitu kita akan mempunyai stkamur baru dalam memkamung sebuah peristiwa.

Nah looo…apa maksudnya? 😀

Tadi pagi saya membaca sebuah buku yang saya beli kemarin. Judulnya Travelova. Isinya tentang apa saja yang harus dipersiapkan saat akan berangkat traveling backpacker ke luar negeri. Termasuk beberapa sharing kisah dari para traveler indonesia yang melakukan perjalanan ke negara-negara lain.

Di tengah keasikan membaca buku ini, mata saya tiba-tiba membaca sederetan kata yang tidak saya pahami artinya. “pkamui-pkamui”, ini apa yak? Ah mungkin ini bahasa khas daerah mana gitu.

Lalu saya lanjutkan lagi membaca halaman berikutnya. Eh kok ada kata “pkamungan”. Ini apalagi ya….

Mulailah ingin tahu maksudnya apa. Nah benar, muncul lagi kata unik “stkamur”. Duh.. kok makin aneh saja kata-katanya.

Hingga akhirnya saya menemukan kata “skamul jepit”. Oh rupanya begitu ya polanya… 😀

Mungkin editor buku ini sedang lelah sehingga tanpa sengaja mengganti kata “anda” menjadi “kamu” di seluruh draft buku dengan cara Replace all.

Bagi yang masih belum paham maksud saya, silakan baca kembali paragraf awal artikel ini dengan mengganti setiap kata “kamu” dengan kata “anda”.

Oiya rangkaian kalimat di paragraf itu tidak ada di dalam buku itu lho. Ini mah karangan saya sendiri 😀

Membaca POLA… diawal peristiwa mungkin kita belum paham apa maksudnya. Namun saat muncul pola yang sama untuk kedua kalinya, lalu ketiga kali…. keempat… kelima dan seterusnya, maka akan terlihat pola yang ada. Yang membuat kita menjadi lebih mudah dalam memahami maksudnya.

Mirip ya seperti peristiwa-peristiwa yang hadir dalam kehidupan kita…

Kejadian-kejadian yang hadir dalam hidup kita ini sebenarnya ada pola nya. Mungkin pada awalnya kita belum bisa memahami polanya. Kemudian hadir kembali kejadian yang mirip, dan lagi…dan lagi…

Pertanyaannya adalah: apakah kita sadar dan berusaha membaca polanya? Atau jangan-jangan kita tak pkamui-pkamui.. eh.. kita tak pandai-pandai juga membaca polanya 😀

Trus bagaimana dong cara supaya bisa memahami polanya?

Guru-guru saya berkata : Aware… Peka… Mindfulness… Biasakan fokus di saat ini. Sehingga pikiran kita sepenuhnya sadar pada apa yang terjadi saat itu.  Bersihkan hati dan sering-seringlah muhasabah diri.

Lalu apakah saya sudah mahir melakukannya?

Belum sodara-sodara…

Saya masih dalam proses membiasakan dan melatih diri untuk aware, peka dan mindfulness dalam menapaki perjalanan hidup saya.

Anda bagaimana? Sudah menemukan polanya?

Regards,

Eva Zahra

4 thoughts on “Membaca Pola di Sekitar Kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *