Lesson in Life

Metafora Kehidupan

Salah satu kegemaran Saya adalah mengamati beragam macam kejadian sehari-hari dan berusaha mengambil pelajaran dari kejadian itu. Menarik sekali saat apa yang terjadi di sekitar Kita ini bisa dijadikan metafora untuk memahami hidup ini.

Contohnya saat ada event gerak jalan santai, biasanya bulan Agustus pas perayaan hari kemerdekaan, dimana-mana diadakan event gerak jalan massal dengan iming-iming hadiah yang sangat menarik. Mulai dari hadiah jam dinding, voucher, alat elektronik, perlengkapan dapur, sepeda, hingga hadiah kendaraan atau bahkan hadiah rumah.

Begitu banyak peserta yang berangkat dari satu titik Start bersama-sama. Perhatikan raut wajahnya, ada yang berseri-seri karena menikmati suasana dan keramaian yang terjadi, ada yang menikmati proses olahraga yang menyertai kegiatan itu, ada yang tak peduli dengan sekitarnya karena sibuk bercanda ria bersama teman-temannya, ada pula yang ogah-ogahan berjalan karena hanya tertarik pada hadiahnya saja hehe…. Termasuk yang manakah Anda?

Begitu mulai menempuh perjalanan, beberapa kejadian lucu mulai terjadi, disaat sebagian peserta mengikuti rute yang wajib dijalani, saat itu juga sebagian peserta mengambil jalan pintas, ada juga yang nebeng angkutan umum yang lewat hihihi…. Bahkan ada pula yang berbelok menuju arah pulang. Lha trus tujuan ikut gerak jalannya apa ya sebenarnya haha…

Sebagian besar peserta menuju ke arah garis finish. Baik melewati rute resmi maupun rute yang dimodifikasi sendiri-sendiri. Anehnya, di lokasi finish, saat dimulai pembagian hadiah, pesertanya kembali menyemut. Kerumunan makin banyak saat tiba detik-detik penarikan undian hadiah utama.

Raut wajah tegang, senang, kecewa, bahagia, campur aduk terlihat di sekitar panggung tempat nama-nama pemenang undian berhadiah diumumkan. Sebagian peserta yang berani mengambil kesempatan, mendapatkan hadiah tambahan saat menjawab pertanyaan quiz yang mendadak diadakan oleh panitia, tanpa harus menunggu penarikan undian dilakukan.

Sebagian tersenyum bahagia saat beruntung mendapat hadiah undian utama. Sebagian kecewa karena pulang dengan tangan hampa.

Seandainya peristiwa gerak jalan itu diibaratkan perjalanan hidup kita di dunia menuju dunia keabadian nanti, maka ulah unik yang dilakukan peserta gerak jalan itu sebagian mewakili sifat-sifat manusia yang menjalaninya, dan sebagian mewakili sifat manusia yang suka mengambil jalan pintas.

Namun pada akhirnya, semua menuju arah yang sama… Menuju dunia keabadian, setelah sebelumnya dikumpulkan di Padang Mahsyar. Hadiah quiz dadakan adalah seperti ibadah sunnah yang ditawarkan untuk Kita lakukan agar mendapat hadiah menarik. Sedangkan hadiah undian bisa diibaratkan ketetapan yang berada di luar kendali Kita sebagai makhluk-Nya.

Sudah sampai mana persiapan bekal kematian yang telah Kita kumpulkan? Sudah cukupkah? Yakinkah itu cukup untuk ditukar dengan kenyamanan di hari akhir nanti? Bila belum cukup…maka berusahalah untuk mencukupkan mulai saat ini.

Memang peristiwa yang terjadi di sekitar Kita tak bisa persis dijadikan metafora kehidupan ini. Namun dari yang sedikit mirip itu, bisa Kita ambil faedahnya sebagai pengingat agar Kita terus berusaha memperbaiki diri.

Semoga bermanfaat sebagai pengingat ^^

Salam hangat,

@EvaZahraa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *