Life

Pilih-pilih Buku

Di tulisan Saya sebelumnya Saya bercerita tentang pentingnya memahami isi buku, menerapkannya dalam kehidupan Kita dan mengajarkannya pada orang-orang disekitar Kita.

Tapi ada yang Saya lupa…..

Saya lupa bilang jika ini hanya berlaku untuk buku-buku yang baik isinya hihihi…. Yah Saya yakin Anda semua paham maksud Saya, tapi tak ada salahnya Saya jelaskan lebih lanjut lagi sebagai bentuk koreksi Saya sendiri hehe…

Menurut Saya, adalah sebuah kerugian bila Kita membelanjakan uang hasil jerih payah Kita untuk membeli bacaan yang buruk isinya dan tak ada manfaat yang bisa diambil.

Saat ke toko buku untuk membeli (atau sekedar mencari kesempatan baca buku gratis hehe…), Saya terbiasa mengelompokkan buku dalam 3 kategori.
~ Buku yg tidak pantas dibaca (cukup tahu judulnya saja)
~ Buku yang cukup dibaca sekali saja dan tidak usah dikoleksi
~ Buku yang harus dibaca berkali-kali dan pantas dikoleksi

Pengelompokan itu yang menjadi pertimbangan saat Saya membeli buku untuk menjadi bagian dari perpustakaan pribadi Saya. Jadi benar-benar buku yang punya manfaatlah yang Saya koleksi, baik untuk dibaca ulang atau memberi kesempatan keluarga dan sahabat-sahabat Saya untuk dapat membacanya juga.

Sehingga bukan sesuatu yang aneh bila Saya betah berjam-jam di toko buku untuk membaca beberapa sampel buku secara gratis, dan pulang hanya dwngan membawa satu buku yang Saya beli. (Ssst…alasan yang lain adalah terbatasnya anggaran pembelian buku hehehe….).

Untunglah saat ini semakin banyak perpustakaan Kota/Kabupaten yang memiliki koleksi buku yang bagus isinya. Sehingga makin mudahlah bagi Kita untuk mendapatkan manfaat dengan biaya yang murah, bahkan gratis…

Buku yang bagus isinya adalah sebuah investasi bagi Kita bila dapat dimanfaatkan ilmunya. Hampir sama berharganya dengan seorang Guru yang baik… Walaupun tetap saja Guru/Mentor adalah hal terbaik yang bisa menuntun Kita saat menuntut ilmu.

Jadi, yuk pilah pilih lagi bacaan Kita.. Agar isi pikiran Kita juga baik adanya… Sehingga tak akan ada istilah “Garbage in Garbage Out” untuk menggambarkan isi otak Kita.

Semoga bermanfaat^^

Salam hangat,

@EvaZahraa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *