Life

Pilihan Kata

Mari Kita perhatikan pilihan kata yang digunakan oleh orang-orang di sekitar Kita. Banyak sekali yang bisa Kita amati saat Kita meluangkan waktu sejenak untuk menikmati saat ini seutuhnya dengan kesadaran dan perhatian penuh (Mindfulness).

Sadarkah Kita, bila nilai diri orang lain akan terlihat jelas dari kata-katanya saat dia marah? Marah adalah keadaan dimana mulut lebih cepat bereaksi daripada pikiran. Hingga seringkali ada penyesalan yang terjadi jika seseorang tak bisa mengontrol kata-katanya saat kemarahan hadir dalam dirinya.

Kata-kata yang paling jujur, seringkali hadir dari mulut seseorang yang sedang marah. Jujur dalam arti menunjukkan kapasitas pribadinya yang sebenarnya. Karena dalam kondisi keseharian tanpa dipengaruhi emosi dan kemarahan, banyak hal yang bisa disembunyikan dari orang lain. Kata-kata yang keluar dari mulut seseorang itu bisa menjadi salah satu dari banyak alat ukur untuk menilai kepribadian seseorang.

Pengaruh dari pengalaman masa lalu, lingkungan keluarga, lingkungan pergaulan, tingkat pendidikan, buku yang dia baca, tontonan yang dia lihat, suara yang dia dengar, segala macam informasi yang masuk lewat panca indera seseorang memiliki peran utama dalam pilihan kata yang diucapkan. Itulah mengapa Kita harus selektif memilih lingkungan dan asupan informasi yang Kita dapatkan.

Berhati-hatilah dalam memilih kata yang Kita ucapkan. Bila Kita belum yakin bisa mengontrol ucapan Kita saat marah, coba deh..biasakan diri berkata yang baik-baik dalam keseharian Kita.

Pilih donk kata-kata yang positif, yang baik, yang sopan. Sehingga saat Kita marah pun, tanpa sadar Kita akan merasa kurang nyaman saat berkata kasar. Bersikap tegas dan lugas, bukan berarti harus menggunakan kata-kata yang buruk dan kasar kaaan?

Pernah Saya mendengar istilah “Kata-kata adalah do’a”. Bayangkan bila Kita memaki-maki orang lain dan orang lain itu ternyata tak seperti yang Kita tuduhkan, kemudian dia tidak ridho pada tindakan Kita, maka do’anya sebagai orang teraniaya akan langsung dikabulkan oleh Allah SWT. Bahkan dalam kitab suci Al Qur’an dijelaskan tentang larangan tindakan mengumpat, mencela dan menghina. Hiiiii…Seram kaaaan?

Sekarang coba bayangkan, Saat Kita berkata yang baik pada seseorang, memberi saran yang baik dengan cara yang baik untuk seseorang, mendo’akan seseorang, memuji orang itu…. Orang itu pun akan cenderung bereaksi dengan melakukan yang sama. Hasilnya? Saling mendo’akan dalam kebaikan. Berkah silaturahim pun akan Kita dapatkan. Sedap betuuul…

Jadi, berhati-hatilah berbicara, bertindak dan berucap… Cermatlah memilih kata-kata yang keluar dari mulut Kita.

NB : Saya menuliskan artikel ini, sebagai pengingat untuk diri Saya sendiri. Semoga  bermanfaat ^^

Salam Hangat,

 

@EvaZahraa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *