Lesson in Life

#RamadhanNotes18 : Gara-gara Valak

Beberapa minggu terakhir ini ada hiburan baru yang lumayan bikin saya tertawa terpingkal-pingkal saat menyimaknya. Yap.. parade meme lucunya Valak, tokoh di film Conjuring 2.

Conjuring 2, film horor yang banyak dinanti oelah penggemarnya. Tokoh Valak yang tampil menyeramkan di film ini, berubah menjadi korban bully akibat beredarnya meme-meme lucu. Sliwar sliwer tak terhindari, melintas di timeline sosial media dan grup chat online.

meme-lucu-valak

Apakah saya sudah nonton film ini? Hoho… jelas belum πŸ˜€ Males saya nakut-nakutin diri sendiri hihi.. (Cari alasan ga mau nonton film horor). Walaupun, sehoror-horornya film hantu produksi luar negeri, masih kalah horor dibanding film hantu lokal. Film horor produksi luar, efek seramnya ada di sound efek dan kemunculannya yang mengejutkan. Tinggal di mute, tingkat horor berkurang limapuluh persen. Sedangkan film hantu lokal, sudah di mute pun, masih seram juga penampakannya. Mungkin karena setting lokasinya Β familiar dengan lingkungan yang sering kita lihat sehari-hari. Sehingga efek horornya terus berlanjut di kehidupan sehari-hari. Hufff…. *menghela napas panjang*

Lagipula, masih banyak film bagus lain yang menarik untuk ditonton. Misalnya Ada Apa Dengan Valak, Finding Valak, My Stupid Valak, The Legend of Valak dan lainnya πŸ˜€ #GantiJudul

meme-lucu-valak-conjuring-2

Kasihan bener ya si Valak ini, gagal horor. Malah jadi kena bully. Ini juga makin membuktikan bila orang Indonesia itu kreatif-kreatif dalam membuat meme. Siapapun yang sudah membuat meme-meme itu, terimakasih, sebuah hiburan lucu sepanjang bulan Ramadhan ini setelah meme lucunya Lala teletubbies berlalu πŸ˜€

meme-lucu-lala-valak

Yah lebih seru melihat kreatifitas seperti ini daripada menyaksikan kreatifitas media massa dan media televisi dalam memutar balikkan informasi dan fakta. Miris rasanya melihat anak-anak belia di negeri ini mendapatkan asupan informasi dan siaran yang buruk. Krisis teladan nih negeri ini ckckck…

Kok jadi serius… Saya sedang ingin artikel santai ini. Yuk deh kembali lagi ke trend viral si Valak ini.

Beberapa meme mengingatkan saya pada lelucon PLESETAN yang dahulu sering digunakan untuk bercanda bersama teman sedaerah. Yang mungkin bagi orang yang tidak paham bahasa daerah setempat susah dipahami dimana lucunya. Jadi jangan pernah minta tolong menerjemahkan lelucon daerah ke bahasa indonesia ya. Hilang lucunya kalau diterjemahkan atau dijelaskan πŸ˜€

Ngomong-ngomong, kira-kira parade meme Valak ini akankah segera berganti dengan parade meme menyambut hari lebaran ya? *sambil melirik kaleng kue paket lebaran*

meme-conjuring2

Semoga deh ya.. Semoga ada parade meme lucu lagi yang bisa bikin horornya pertanyaan “Kamu kapan?” saat halal bihalal menjadi tidak seram lagi.

Aamiiin… πŸ˜€

Regards

Eva Zahra

1 thought on “#RamadhanNotes18 : Gara-gara Valak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *