Personal Life

School Smart, Street Smart

Belajar bukanlah hal yang hanya dilakukan dalam pendidikan formal saja. Cara manusia menimba ilmu berbeda-beda. Ada istilah “School Smart” dan “Street Smart”. Apa bedanya?

School Smart adalah orang yang mencari dan menimba ilmu melalui jalur formal. Sekolah kemudian berlanjut kuliah mulai mencapai jenjang Strata-1, S-2 bahkan S-3. Ataupun dengan mengikuti training dan pelatihan tambahan. Mereka mendatangi sumber ilmu di tempat-tempat formal.

Siap atau tidak siap muridnya, guru-guru akan datang dengan teratur mengajar mereka saat mereka sudah mendaftar dan mengikuti prosesnya. Di akhir pendidikan, murid mendapatkan bukti pengakuan dalam bentuk ijazah yang tercetak jelas.

Street Smart berbeda lagi. Mereka belajar dengan cara terjun ke praktek langsung. Pelajaran mereka adalah langsung praktek pada aktivitas yang mereka lakukan. Ilmu “trial and eror” sudah menjadi santapan mereka sehari-hari.

Guru datang dan pergi dalam bentuk orang-orang yang berinteraksi langsung dengan mereka. Tak ada ijazah resmi yang menjadi bukti tingkat pencapaian prestasi mereka. Pembentukan mental menjadi suatu hal yang paling terasa perubahannya.

Kedua jenis cara mencari ilmu tersebut sama baiknya. Tergantung pada bagaimana nanti menerapkannya dalam kehidupan.

Perbedaannya adalah dalam pola School Smart, guru memberi bekal pengetahuan dan kemudian memberikan ujian/tes. Sementara dalam pola Street Smart, “guru” memberikan ujian dulu baru kemudian memberi pengetahuan.

Street Smart adalah sistem kuliah dalam sebuah sekolah alam yang disebut “University Of Life”, Universitas Kehidupan… Dimana Kita hidup saat ini.

Di Universitas Kehidupan, setiap hari “guru” datang dan pergi memberi ujian tanpa permisi. Siap tidak siap harus Kita hadapi… Pelajaran serta makna yang Kita dapatkanpun tak dikoreksi hihihi… Sesuai dengan kemampuan Kita menangkap hikmah dan pelajaran yang diberikan saat itu sebagai bekal kehidupan Kita dan kebaikan hidup Kita.

Kapankah “Guru” di Universitas Kehidupan itu datang? Jawabannya adalah saat Kita sudah siap mendapatkannya.. Karena Tuhan mengirimkan “Guru Kehidupan” dan memberikan ujian sesuai dengan kemampuan makhluknya.

Coba renungkan sejenak pada ujian-ujian berat dalam kehidupan Anda yang telah berlalu 1-5 tahun yang lalu. Masa itu pasti rasanya dunia tak berpihak pada Anda.. Beban pikiran rasanya berat sekali dan saat itu Anda merasa sepertinya dunia tak berlaku adil pada Anda.

Dan sekarang…. Renungkan hikmah, kebaikan dan manfaat yang Anda peroleh dari peristiwa itu.. Sudah bisakah Anda menceritakannya kembali dengan perasaan yng lebih ringan? Penuh Syukur? Sambil menertawakan saat itu, mungkin?

Welcome to The University Of Life… Pantaskan diri Anda untuk menerima karunia dan kesuksesan yang lebih besar. Dan tunggulah “Guru Kehidupan” akan datang menguji Anda… Nikmati prosesnya… Buktikan kesempurnaan dan keindahan rencana yang Tuhan rancang untuk hidup Anda…

Semoga bermanfaat,

Salam Hangat,

@EvaZahraa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *