Lesson in Life

The Sound of Silence

Tadi siang Saya berkesempatan belajar sesuatu dari seorang balita ganteng, anak sepupu Saya. Namanya Hilmi. Dia anak berkebutuhan khusus. Dikaruniai gangguan pendengaran dan gangguan jantung bawaan lahir.

Jika Saya belum tahu sedari awal, Saya akan menganggap Hilmi seperti anak-anak kebanyakan, yang tidak mengalami gangguan kesehatan. Terlihat aktif, ekspresif dan ramah pada siapa saja. Cepat merespon gerakan dan “kata-kata” dari orang-orang di sekitarnya.

Perbedaannya hanya tak banyak suara yang keluar dari mulutnya, tatapan matanya yang lebih intens memperhatikan gerak bibir kita dan adanya alat bantu pendengaran yang terpasang di telinganya.

Mungkin karena Hilmi tidak menyadari kekhususannya. Sehingga dia tetap berlaku seperti anak-anak kebanyakan. Dan karena orang tua Hilmi menganggap Hilmi sama seperti balita lainnya.

Sekolah di PAUD umum, dan tidak dibatasi untuk bergaul dengan siapa saja. Orangtua Hilmi hanya memastikan anaknya mendapatkan terapi untuk berbicara, melatih syaraf pendengaran dan mendapat pengobatan terbaik untukĀ  mengatasi kebutuhan khususnya.

Berapa banyak anak-anak berkebutuhan khusus yang berakhir menjadi anak yang di sebut “cacat” di sekitar Kita? Karena lingkungan keluarganya sudah menganggap dia cacat sejak awal, dan tidak memberi dia kesempatan untuk diperlakukan layaknya anak “normal”.

Kita lah yang seringkali memperparah “cacat” seorang anak. Karena memperlakukannya sebagai pribadi yang “cacat”.

Seandainya Kita memperlakukan anak-anak di sekitar Kita sebagai pribadi yang istimewa. Pribadi yang layak di hargai sesuai dengan kelebihannya dan tak memperbesar kelemahannya, alangkah hebatnya generasi yang tumbuh di sekitar Kita.

Teringat kembali sebuah mimpi untuk mewujudkan suatu sekolah yang mendidik anak sesuai dengan keistimewaan, bakat dan karunia yang Allah SWT berikan padanya. Semoga terwujud suatu saat nanti. Aamiiin…

Semoga bermanfaat,

Salam Hangat,

 

@EvaZahraa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *