Traveling

Tips Penting Sebelum Traveling atau Backpacking

Bila pikiran sudah mulai miring-miring, itu tandanya kamu butuh traveling 😀
(Eva Zahra, 2016)

Layaknya mesin yang butuh rutin dikalibrasi, pikiran manusia pun butuh kalibrasi/refreshing agar tetap seimbang fungsinya. Sebagian orang mengkalibrasi pikirannya dengan cara silaturahim bertemu dengan orang banyak, sebagian orang mengkalibrasi pikiran dengan berwisata melihat pemandangan alam, sebagian lagi refreshing dengan cara menonton film atau melakukan hobby sesuai passionnya.

tips-penting-traveling-atau-backpacking

Ada yang pernah bilang, kalibrasi pikiran itu cukup dengan beribadah lebih khusyuk dan rajin membaca kitab suci. Hmmm… menurut saya, ibadah itu sudah menjadi kewajiban dan itu adalah cara kita menjalin komunikasi denganNYA. Semakin rutin dilakukan, semakin harmonis komunikasinya. Refreshing dengan cara yang selain itu mah pilihan masing-masing, tidak perlu dibanding-bandingkan, apalagi dikritisi 😀

Nah, kalibrasi pikiran yang saya suka adalah traveling. Ala seorang Travel Blogger Indonesia, blusukan santai ke sebuah obyek wisata alam. Menikmati proses perjalanan berikut berinteraksi dengan penduduk setempat untuk belajar tentang kehidupan. Tidak selalu butuh dana besar, traveling backpacker singkat ala-ala saya lebih sering menggunakan biaya minimalis dengan kualitas terbaik yang bisa diusahakan untuk didapatkan. Ada banyak hikmah kehidupan bila diniatkan untuk membuka wawasan, sarana pembelajaran diri sekaligus mentadabburi keindahan alam.

tips penting traveling atau backpacking

Dulu awalnya saya pikir mudah ya mengatur sebuah perjalanan traveling ala backpacker, hanya berbekal keinginan, backpack berikut isinya dan dana yang cukup, sudah tinggal berangkat. Ternyata saya salah…

Setelah beberapa kali menerima tawaran dari teman dan sahabat untuk bergabung dengan grup backpackingnya, saya belajar banyak dari pengamatan di kondisi nyata. Belajar dari kerempongan teman-teman yang berbaik hati membuat rencana perjalanan berikut perkiraan dan pengelolaan dana bersama. Butuh kecerdasan khusus untuk membuat rencana matang sebelum pergi backpacking, apalagi melibatkan banyak orang.

Backpacker traveling itu bukan sekedar bersenang-senang tanpa usaha. Karena kalau hanya ingin bersenang-senang tanpa repot dengan urusan mengatur rencana destinasi, akomodasi, transportasi dan remeh temeh lainnya, mending ikut dalam perjalanan tour and travel saja. Cukup siapin dana dan serahkan pengaturan rute perjalanan, transportasi dan akomodasi pada pihak event organizernya. Tinggal bawa badan dan perbekalan pribadi saja yang perlu diurusi sendiri.

traveling atau backpacking

Lalu apa saja sih yang perlu dipersiapkan jauh-jauh hari (bahkan dalam hitungan minggu atau bulan) sebelum berangkat backpacking?

Berkaca pada yang sudah saya alami selama ini, ada beberapa hal yang perlu disiapkan dan direncanakan dengan matang, jauh sebelum mendekati hari keberangkatan.

Apa Saja Persiapan Traveling dan Backpacking?

Destinasi.
Mau kemana kita? Tentukan dulu destinasinya. Akan lebih baik kalau direncanakan beberapa bulan sebelumnya. Karena akan ada cukup waktu untuk memilih moda transportasi, akomodasi dan lain-lain dengan biaya yang lebih hemat dan pilihan yang lebih banyak. Cukup waktu untuk riset tentang aktifitas dan obyek apa saja yang menarik untuk dikunjungi disana, kondisi keamanan perjalanan termasuk bagaimana kondisi cuaca disana supaya tidak salah kostum. Berangkat tanpa persiapan matang, sama saja dengan siap-siap membuang-buang waktu dan uang.

Tentukan waktunya.
Mengapa backpacking perlu persiapan panjang termasuk dalam memilih waktu? Karena akan lebih nyaman bila bepergian saat low season, ruang jelajah lebih luas, tidak terlalu padat wisatawan dan biaya pun menjadi lebih hemat. Kecuali bila anda memang ingin menghadiri sebuah event khusus yang dihelat diwaktu peak season.

waktu buat traveling

Memilih pasukan.
Kalau mau pergi bareng beberapa teman, pilih teman yang punya kesamaan pilihan destinasinya. Jangan sampai anda senang wisata alam, malah gabung dengan teman yang hobbynya wisata belanja di Mall. Jaka sembung main rafting, kagak nyambung bikin pusing… 😀 Kemanapun destinasi yang akan kita tuju, teman seperjalanan yang satu visi dan menyenangkan akan membuatnya menjadi lebih seru.

Tiket berangkat dan pulang (PP) akomodasi dan transportasi.
Akan lebih tenang saat kita sampai di lokasi dengan sebuah kepastian untuk mengontrol hal-hal tersebut. Bisa menikmati waktu backpacking dengan lebih maksimal. Jika kita punya teman yang ada di daerah yang akan kita kunjungi, niatkan kita datang untuk silaturahim, bukan dengan niat mau ngerepoti. Kecuali kita datang kesana atas undangan dari mereka lengkap dengan tawaran fasilitas bantuan sukarela.

Dalam memilih akomodasi pun sesuaikan dengan kebutuhan, ada orang yang senang memilih ruang privacy dengan menyewa kamar hotel sendiri, adapula yang senang beramai-ramai menyewa dormitory room (satu kamar berisi banyak tempat tidur seperti asrama), adapula yang senang dengan suasana homestay dengan menyewa kamar di rumah-rumah penduduk yang menyediakannya.

Pendanaan dan rencana anggaran (budgeting).
Hitung secara cermat rencana anggaran yang akan digunakan, mulai dari transportasi, akomodasi, dan kebutuhan pribadi termasuk anggaran makan, ticketing dan lain-lain. Bila bepergian bersama rombongan, buat kesepakatan bagaimana cara pembayaran, apakah iuran di awal dan diserahkan pada satu orang bendahara atau dikelola sendiri-sendiri secara mandiri. Jangan sampai ada hutang piutang yang tidak jelas selama perjalanan yang nantinya akan mengganggu hubungan silaturahim antar anggota rombongan.

Atur perbekalan seefisien mungkin berikut dokumen-dokumen penting.
Bawa secukupnya saja, pakaian luar dan dalam, perlengkapan untuk mandi, alat ibadah, gagdet, charger, colokan kabel, buku untuk dibaca, powerbank, obat-obatan pribadi, dan lain sebagainya. Gunakan tas sesuai kebutuhan dan tidak membebani badan dengan terlalu banyak bawaan. Sesuaikan dengan batas maksimal bagasi yang ditoleransi. Siapkan juga dokumen penting dalam tas tersendiri seperti KTP, Pasport (bila traveling ke luar negeri) dan dokumen lainnya.

Buat rencana perjalanan dan pengaturan waktu.
Mau kemana saja kita perlu direncanakan agar waktu yang ada bisa maksimal penggunaannya. Ini penting dilakukan untuk menghemat biaya dan memastikan dimana tempat akomodasi dan transportasi yang kita butuhkan. Siapkan waktu-waktu fleksibel disela-sela rencana utama, bila ada kemungkinan untuk melakukan kegiatan yang tak terduga.

Persiapkan kondisi fisik dan mental.
Tujuan backpacking adalah bersenang-senang sekaligus belajar dari pengalaman yang ditemui sepanjang perjalanan. Apa jadinya bila kondisi fisik kita tidak fit atau bahkan membawa beban pikiran yang berat selama refreshing.

Okeh kalau itu semua sudah siap, yuk mari kita berangkat. Menemukan teman-teman baru, melatih kemandirian, menikmati perjalanan, meluaskan wawasan, belajar tentang hidup dan kehidupan, dan yang paling utama adalah bersenang-senang sambil mensyukuri indahnya hidup ini.

Jadi, kapan kita mau kemana? 😀

Regards

EvaZahra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *